Dhammapada Syair 131 & 132: Kisah Para Pemuda

Ketika berdiam di Vihara Jetavana, Sang Buddha membabarkan syair keseratus tiga puluh satu dan seratus tiga puluh dua dari Dhammapada ini, yang merujuk kepada sekelompok pemuda.

Suatu waktu, Sang Buddha sedang menerima dana makanan di Savatthi. Ketika itu Beliau berjalan melewati sekelompok pemuda yang sedang memukul ular dengan tongkat. Sang Buddha bertanya kepada mereka perihal itu dan mereka menjawab, mereka memukul ular itu karena takut ular itu akan menggigitnya.

Kepada mereka, Sang Buddha berkata, “Jika kalian tidak ingin luka, seharusnya kalian tidak melukai yang lain, jika kalian melukai mereka, kalian tidak akan mendapat kebahagiaan. Juga kelak  di kemudian hari”.

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 131 dan 132 berikut ini:

Apabila seseorang ingin hidup bahagia dan memperoleh kesenangan dengan menyiksa makhluk lain, dan makhluk yang tersiksa itu juga mendambakan kebahagiaan seperti yang menyiksa dirinya juga; maka dalam kelahiran berikutnya ia  tidak akan memperoleh kebahagiaan.

Apabila seseorang ingin hidup bahagia dan memperoleh kesenangan dengan tidak menyiksa makhluk lain, yang juga mendambakan kebahagiaan; maka dalam kelahiran berikutnya ia akan memperoleh kebahagiaan.

  • Sumber: Dhammapada Atthakatha, Insight Vidyasena Production

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s