Dhammapada Syair 99 – Kisah Seorang Wanita

Ketika berdiam di Vihara Jetavana, Sang Buddha membabarkan syair kesembilan puluh sembilan dari Dhammapada ini, yang merujuk kepada seorang wanita yang tak dikenal.

Seorang bhikkhu, setelah menerima sebuah pelajaran meditasi dari Sang Buddha, berlatih meditasi di sebuah taman tua. Seorang wanita yang tidak dikenal datang ke taman tersebut, dan melihat bhikkhu itu, ia mencoba untuk menarik perhatiannya dan merayunya. Sang thera menjadi takut, dan pada saat bersamaan; seluruh tubuhnya diliputi berbagai macam perasaan kepuasan yang menyenangkan. Sang Buddha melihatnya dari vihara Beliau, dan dengan kemampuan batin luar biasaNya, mengirim seberkas sinar kepadanya, dan bhikkhu tersebut menerima pesan yang berbunyi, “Anakku, tempat di mana orang mencari kesenangan duniawi bukanlah tempat bagi para bhikkhu; para bhikkhu semestinya menikmati kesenangan tinggal di dalam hutan di mana orang-orang duniawi tidak menemukan kesenangan.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair berikut:

Hutan adalah tempat yang menyenangkan, namun bukan tempat yang disukai kebanyakan orang. Disanalah mereka yang telah terbebas dari nafsu (Arahat) berbahagia, karena mereka tidak lagi mengejar kenikmatan indria.

  • Sumber: Dhammapada Atthakatha, Insight Vidyasena Production

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s