Kualitas Agung Samudra Terdapat Dalam Dhamma


Para bhikkhu, terdapat delapan kualitas luar biasa dan mengagumkan dari samudra agung’, jelas Buddha:

  • ‘Samudra agung, o para bhikkhu, beriak, melandai dan menggulung secara bertahap, dan tidak ada terjunan yang tiba-tiba. Oleh karena samudra agung beriak … secara bertahap maka inilah kualitas luar biasa dan mengagumkan pertama dari samudra agung.’
  • ‘Selanjutnya, samudra agung bersifat stabil dan tidak melebihi batasan arus gelombang. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan kedua dari samudra agung.’
  • ‘Selanjutnya, samudra agung tidak menerima sebuah mayat didalamnya; apabila ada sebuah mayat maka samudra agung akan segera membawanya menuju pantai dan mendamparkannya di daratan. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan ketiga dari samudra agung.’
  • ‘Selanjutnya, sungai besar apapun yang ada – Sungai Gangga, Sungai Yamuna, Sungai Aciravati, Sungai Sarabhu dan Sungai Mahi – ketika mencapai samudra agung akan kehilangan sebutan dan identitas lama mereka dan hanya akan disebut sebagai ‘samudra agung’. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan keempat dari samudra agung.’
  • ‘Selanjutnya, walaupun semua sungai di dunia mengalir menuju ke samudra agung dan juga rintik-rintik hujan yang jatuh dari langit, tidak terdapat bukti bahwa samudra agung berkurang ataupun bertambah. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan kelima dari samudra agung.’
  • ‘Selanjutnya, samudra agung memiliki satu rasa, rasa dari garam (asin). Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan keenam dari samudra agung.’
  • ‘Selanjutnya, samudra agung berisi banyak substansi-substansi berharga, berbagai substansi-substansi berharga, seperti: mutiara, kristal, beryl[1], kulit kerang besar, batu kuarsa, coral, perak, emas, ruby, dan batu mata kucing. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan ketujuh dari samudra agung.’
  • ‘Selanjutnya, samudra agung merupakan tempat kediaman makhluk-makhluk besar, makhluk seperti: timi, timingala, timirapingala, asura, naga dan gandhabba. Di dalam samudra agung terdapat makhluk dengan ukuran seratus yojana, makhluk dengan ukuran dua ratus, tiga ratus, empat ratus yojana. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan kedelapan dari samudra agung.’

‘Inilah, o para bhikkhu, delapan kualitas luar biasa dan mengagumkan dari samudra agung.’

‘Serupa dengan hal ini, o para bhikkhu, terdapat delapan kualitas luar biasa dan mengagumkan dalam Dhamma dan peraturan, melihat bhikkhu mana yang berbahagia dalam Dhamma dan peraturan ini.’

  • ‘Sepertihalnya samudra agung, o para bhikkhu, yang beriak, melandai dan menggulung secara bertahap, dan tidak ada terjunan yang tiba-tiba. Demikian pula dalam Dhamma dan vinaya ini terdapat latihan bertahap, pelajaran bertahap, perkembangan bertahap, dan tidak ada penembusan menuju pengetahuan akhir yang tiba-tiba.’

‘Oleh karena di dalam Dhamma dan vinaya ini terdapat latihan bertahap … maka inilah kualitas luar biasa dan mengagumkan pertama dari Dhamma dan vinaya, melihat bhikkhu mana yang berbahagia dalam Dhamma dan vinaya ini.’

  • Sepertihalnya samudra agung yang bersifat stabil dan tidak melebihi batasan arus gelombang, demikian pula siswa-siswaKu tidak melanggar sebuah peraturan-latihan yang sudah Kutetapkan walaupun demi hidup mereka sendiri. Inilah kualitas luar biasa dan mengagumkan kedua dari Dhamma dan vinaya …’
  • ‘Sepertihalnya samudra agung yang tidak menerima mayat … dan mendamparkannya di daratan, demikian pula siapapun yang tidak bermoral, jahat, memiliki tingkah laku yang tidak murni dan patut dicurigai, sembunyi-sembunyi dalam bertindak, bukan pertapa walaupun berpura-pura menjadi seorang pertapa, tidak menjalani kehidupan suci walaupun berpura-pura menjalaninya, busuk didalamnya, penuh nafsu rendah dan keinginan jahat, Persaudaraan tidak akan berhubungan dengan orang seperti dia, namun apabila bertemu dengan orang demikian maka akan segera dikeluarkan.’

‘Walaupun dia mungkin sedang duduk di antara Persaudaraan para bhikkhu, akan tetapi dia jauh dari Persaudaraan dan Persaudaraan akan jauh dari dirinya. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan ketiga dari Dhamma dan vinaya.’

  • ‘Sepertihalnya semua sungai besar apapun yang ada … ketika mencapai samudra agung akan kehilangan sebutan dan identitas lama mereka dan hanya akan disebut sebagai ‘samudra agung’,

‘Demikian pula (mereka yang berasal dari) empat kasta – mulia (kerajaan), brahmana, pedagang dan pekerja – setelah pergi meninggalkan kehidupan perumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah di dalam Dhamma dan vinaya yang telah dikemukakan oleh Tathagata, akan meninggalkan nama dan identitas lama mereka dan hanya disebut sebagai ‘pertapa- pengikut pertapa agung Sakya.’ Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan keempat dari Dhamma dan vinaya.’

  • ‘Sepertihalnya, walaupun semua sungai di dunia mengalir menuju ke samudra agung dan juga rintik-rintik hujan yang jatuh dari langit, tidak terdapat bukti bahwa samudra agung berkurang ataupun bertambah. Demikian pula walaupun banyak bhikkhu yang mencapai Nibbana Akhir yang tanpa sisa (Parinibbana) dalam elemen-Nibbana, tidak terdapat bukti bahwa elemen-Nibbana berkurang ataupun bertambah. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan kelima dari Dhamma dan vinaya.’
  • ‘Sepertihalnya samudra agung yang memiliki satu rasa, rasa dari garam (asin). Demikian pula Dhamma dan vinaya ini memiliki satu rasa, rasa dari kebebasan. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan keenam dari Dhamma dan vinaya.’
  • ‘Sepertihalnya samudra agung berisi banyak substansi-substansi berharga, berbagai substansi-substansi berharga, … demikian pula Dhamma dan vinaya ini berisi banyak hal yang berharga, berbagai macam hal yang berharga, seperti: empat landasan perhatian ini, empat daya upaya benar, empat dasar bagi pencapaian pasti (successful accomplishment), lima (pengendalian) indrawi, lima kekuatan moral, tujuh faktor pencerahan, dan Jalan Mulia Berunsur Delapan. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan ketujuh dari Dhamma dan vinaya.’
  • ‘Sepertihalnya samudra agung yang merupakan tempat kediaman makhluk-makhluk besar, … demikian pula Dhamma dan vinaya ini merupakan tempat kediaman bagi makhluk-makhluk agung, seperti: pemasuk arus dan dia yang sedang berada dalam jalan menuju realisasi seorang pemasuk arus, yang kembali-sekali-lagi dan dia yang sedang berada dalam jalan menuju realisasi seseorang yang kembali-sekali-lagi, yang tidak-kembali dan dia yang sedang berada dalam jalan menuju realisasi seseorang yang tidak-kembali, arahat dan dia yang sedang berada dalam jalan menuju realisasi seorang arahat[2]. Ini adalah kualitas luar biasa dan mengagumkan kedelapan dari Dhamma dan vinaya.’

N.153, PE.25, V.259, A.308


[1] Beryl: sejenis batu berharga yang biasanya berwarna hijau

[2] Mereka adalah ‘Ariya Sangha’ yang terdiri dari: Sotapattimagga dan Sotapattiphala, Sakadagamimagga dan Sakadagamiphala, Anagamimagga dan Anagamiphala, serta Arahattamagga dan Arahattaphala

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s