10 Kota Termurah di Dunia

per April 2013

Thimphu, Bhutan

Bhutan terdengar keren. Meskipun negara ini kecil dan jarang muncul beritanya, negara ini merupakan negara pertama yang menerapkan pertanian organik seutuhnya dengan melarang penggunaan pestisida. Kamu dapat mendaki pegunungan Himalaya, menikmati keseharian masyarakat buddhis disana yang sederhana dan bersahaja, dan menerapkan kehidupan sehat karena rokok dan alkohol merupakan barang yang mahal disana (sedangkan barang kebutuhan lain sangat murah harganya). Negara ini juga merupakan negara yang menerapkan prinsip Gross National Happiness yang berarti negara ini mengutamakan kebahagiaan dan kesejahteraan penduduknya yang hidup sederhana.

Tunis, Tunisia

Mungkin saja kedengarannya gila, tetapi kota Tunis di Tunisia merupakan sebuah kota yang menyenangkan untuk ditinggali karena murahnya biaya hidup meskipun Amerika telah mengeluarkan travel warning bagi warganya yang hendak mengunjungi Tunisia sejak pergerakan Arab Spring. Kejahatan jarang terjadi meskipun masih terdapat beberapa kasus pelecehan terutama terhadap perempuan.

Managua, Nicaragua

Nicaragua telah menjadi daya tarik bagi jutaan turis akhir-akhir ini. Para turis datang untuk mendaki gunung api Isla Ometepe, mengunjungi arsitektur colonial di Leon dan Granada, dan berselancar di pantai-pantai Pasifik.

Bucharest, Romania

Bucharest merupakan ibukota Romania dengan penduduk 2 juta jiwa dan merupakan kota ke-11 terbesar di Eropa. Alcohol, barang sehari-hari dan biaya perobatan sangat rendah. Salah satu legenda terkenal dari daerah ini adalah legenda sang Drakula.

Sofia, Bulgaria

Bulgaria adalah tetangga Romania. Keduanya menjadi anggota Uni Eropa sejak 2007. Beberapa aktifitas menyenangkan yang bisa dilakukan: berjemur di Laut Hitam, ski di Balkan atau Pirin, atau memancing di Sungai Danube.

Algiers, Algeria

Ketidakstabilan politik dan ekonomi telah membuat Algeria jarang dikunjungi oleh turis akhir-akhir ini. Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menstabilkan kembali situasi politik dan ekonomi negara mereka.

Calcutta, India

India adalah ibu dari kebudayaan dunia: terdapat lebih dari 400 bahasa berbeda, beragam agama dan kepercayaan, beragam kuliner dan kebudayaan lainnya. Biaya sehari-hari sangat murah disini, meskipun memang pada kenyataannya masih banyak warga India yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Kathmandu, Nepal

Nepal adalah negara kecil tetapi memiliki Gunung Everest, puncak tertinggi dunia. 80% penduduknya beragama Hindu. Bagi turis-turis dari negara lain, biaya hidup disini sangat murah.

Islamabad, Pakistan

Kemungkinan besar Pakistan akan menjadi sebuah tempat yang nyaman untuk ditinggali – tetapi tidak untuk saat ini. Ketidakstabilan politik dan keamanan adalah satu-satunya hal yang membuat para turis lari dari negara ini.

Hyderabad, India

Kehidupan di Hyderabad sangat miskin dimana 23% warganya tinggal di tempat kumuh.

 

Islamabad, Pakistan

There’s no denying Pakistan would be an awesome place to live — in a few years. Right now, maybe not.

The US issued a travel warning for Pakistan last April, citing the presence of “several foreign and indigenous terrorist groups.” The Kashmir region is the site of the largest and most militarized territorial dispute to date. 2.9 million Afghan refugees live in Pakistan.

 

Source:

http://matadornetwork.com/abroad/the-10-cheapest-cities-in-the-world-2013/

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s