Hanya yang kita genggam di tanganlah yang berharga

 

Suatu ketika, seekor beruang menunggu seharian dengan sabar di tepi sungai. Akhirnya ia berhasil menangkap seekor ikan kecil.

Si ikan kecil itu memelas agar dilepaskan. “Aku terlalu kecil bahkan untuk sekedar memenuhi sela-sela gigimu. Mohon kembalikan aku ke sungai. Setelah beberapa tahun kemudian, aku akan tumbuh menjadi ikan besar, lalu kamu bisa memakanku ketika aku sedang paling memuaskan seleramu.”

Si beruang membalas, “Tahukah kamu, mengapa aku bisa tumbuh sebesar dan sekuat ini?”

“Mengapa?” tanya si ikan.

“Itu karena aku tak pernah menyerahkan sekecil apapun rezeki yang sudah ada di tanganku untuk ditukar dengan tangkapan yang belum jelas,” jawab si beruang.

Kebanyakan orang melekati masa lalu, menanti masa depan, dan tidak merangkul saat kini. Hanya mereka yang mampu menghargai apa yang mereka miliki saat inilah yang hidup sepenuhnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s