Dhamma Telah Dibabarkan dan Sulit Untuk Dimengerti


‘Dhamma ini, yang telah dimengerti olehKu adalah dalam, sulit untuk dilihat, sulit untuk dimengerti, tenang, sempurna, melebihi kata-kata, halus, dapat dimengerti bagi mereka yang terpelajar. Tapi ini adalah hasil dari kenikmatan kesenangan indria, kepuasan oleh kesenangan indria, kebahagiaan dalam kesenangan indria. Sehingga untuk sebuah hasil dari kenikmatan kesenangan indria, …. ini merupakan sebuah hal yang sulit dilihat, seperti untuk mengatakan bahwa sebab-akibat muncul oleh kondisi-kondisi. Ini juga, adalah hal yang sulit untuk dilihat, untuk mengatakan bahwa meredakan semua kegiatan, melepaskan segala kemelekatan, melenyapkan segala kemelekatan, tanpa nafsu, berhenti, Nibbana.

‘Oleh mereka yang memiliki nafsu dan kebencian,

Dhamma ini tidak dapat dimengerti.

Memimpin dalam melawan arus,

Dalam, tenang, sulit untuk dilihat, lembut,

Tak terlihat oleh mereka budak nafsu,

Terselubung oleh kegelapan dari kebodohan.’

M.I: 167-168; MLS.I: 212-213

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s