Sepuluh Macam Kekuatan Luar Biasa dari Pencerahan Buddha – Dasa Bala


  • Wawasan untuk mengetahui apa yang mungkin dan apa yang tidak mungkin. Pengetahuan mengenai bagaimana makhluk-makhluk menjadi, penyebab-penyebabnya dan bagaimana mereka lenyap
  • Wawasan untuk melihat cara kerja jaringan pengaruh-pengaruh karma dan buahnya; bagaimana sebuah pengaruh karma tak terelakkan lagi berbuah, dicegah, dinetralkan atau diminimalkan sesuai dengan interaksi dan intensitas dari tiga akar kejahatan: keserakahan – lobha, kebencian – dosa dan kebodohan batin – moha bersama dengan nilai-nilai mulia: kebebasan – alobha, cinta kasih – adosa dan pandangan benar – amoha dan memahami dengan pasti kondisi-kondisi duniawi yang menghalangi atau membantu kerja pengaruh karma, baik maupun buruk
  • Wawasan untuk memahami bagaimana sebuah tindakan karma tertentu seperti membunuh – panatipata, atau pelepasan – dana dilakukan, kondisi-kondisi tumimbal lahir seseorang tergantung pada kehendaknya masing-masing – cetana ketika gagasan untuk melakukan tindakan tersebut muncul
  • Wawasan untuk mengetahui bagaimana objek-objek hidup dan benda mati serta sistem dunia ini muncul sesuai dengan kombinasi lima unsur pembentuk dan empat elemen yang terdiri dari padat, cair, gerak dan panas
  • Wawasan untuk mengetahui bagaimana orang-orang memiliki karakter yang berbeda, kesenangan dan ketidaksenangan sebagaimana yang terus-menerus menjadi kebiasaan dan kecenderungan mental mereka dari kelahiran-kelahiran sebelumnya di alam samsara
  • Wawasan untuk mengajarkan dengan tepat sesuai kapasitas pemahaman pendengarnya, seringkali berakibat pada pencerahan seketika
  • Wawasan untuk menjelaskan objek-objek meditasi yang tepat dengan mengetahui perbedaan kekotoran mental atau rintangan-rintangan yang ada dalam pikiran pemeditasi pada saat itu untuk mencapai kegembiraan luar biasa – jhana
  • Kekuatan supernormal untuk mengingat kembali kelahiran-kelahiranNya di masa lalu beserta kelahiran lampau orang lain
  • Wawasan untuk memahami bagaimana kelahiran seseorang terjadi sesuai dengan karma mereka masing-masing
  • Wawasan untuk mengetahui bagaimana Dia mencapai perkembangan, kesucian dan pencerahan mentalNya melalui sebuah proses pelenyapan semua kekotoran mental dan hanya mengembangkan nilai-nilai bajik

Dengan analogi demikian, kekuatan supernormal Buddha apabila dibandingkan dengan pemimpin  spiritual lainnya adalah seperti cahaya matahari ditempatkan melawan cahaya bulan; cahaya bintang-bintang dan cahaya sebuah lampu minyak. Kecermelangan cahaya matahari yang tidak meninggalkan satu pun objek tak terlihat, bersifat menembus dan menerangi semuanya

M.I : 69-71; MLS.I: 93-95

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s