Permohonan Untuk Membabarkan Dhamma


Setelah mencapai PencerahanNya, Buddha melihat dunia dan mengetahui bahwa pikiran-pikiran manusia begitu terperdaya oleh konsep-konsep dan kepercayaan-kepercayaan yang salah. Beliau mengetahui bahwa pikiran-pikiran manusia tidak dapat berkembang untuk memahami DhammaNya yang dalam dan mulia. Kemudian Dewa Brahma Sahampati muncul dan memohon pada Buddha untuk membabarkan Dhamma.

‘Di Magadha telah muncul sampai saat ini,

Hukum kotor yang dibuat oleh manusia masih berlaku;

Bukalah gerbang menuju Keadaan Tanpa Kematian:

Biarkanlah mereka mendengar,

Hukum (Dhamma) Tak Bernoda telah ditemukan.

Dakilah menara Kebenaran, O Pertapa;

Dan sepertihalnya seseorang melihat segenap rakyat berkumpul,

Siapa yang berdiri di atas batu pancang,

Lihatlah, O Pertapa Tanpa Duka Yang Maha Melihat,

Bahwa kelahiran memiliki kemurahan hati dan masa lampaunya.

Bangunlah, O Pahlawan, Pemenang, Pembawa Pengetahuan,

Terbebas dari segala hutang, dan menjelajah dalam dunia ini.

Nyatakanlah Hukum (Dhamma).

Demi makhluk-makhluk, O Yang Mulia, yang akan memahaminya.’

 

VIN. M.V. S.VI.

 

Sri Dhammananda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s