Saat ini terdapat sekitar 500 juta orang yang memeluk agama Buddha. Tidaklah mengherankan apabila terdapat bangunan-bangunan berarsitektur indah yang dibangun khusus sebagai tempat peribadatan umat Buddha (biasa disebut kuil atau wihara). Kebanyakan kuil selalu memiliki minimal ruang sembahyang (dharmasala), tempat tinggal para biksu/-ni, dan pusat belajar-mengajar. Pada beberapa kuil terdapat stupa yang biasanya digunakan sebagai tempat penyimpanan artefak buddhis. Meskipun semua kuil/wihara dalam daftar ini sungguh memiliki pemandangan yang menawan, tetapi mereka tetaplah merupakan tempat suci bagi jutaan orang sehingga ada baiknya apabila Anda berpergian mengunjungi tempat-tempat ini dengan mengenakan pakaian sopan dan pantas.

1. Taktsang Dzong (Wihara Sarang Macan) – Paro, Bhutan


Kompleks wihara ini dibangun tahun 1692 (sudah berumur 3 abad lebih) dan berdiri 3000 kaki di atas lembah Paro di pedalaman Bhutan. Sebagai salah satu bangunan ibadah tertinggi di dunia, tidaklah mudah untuk mencapai tempat ini. Taktsang Dzong dapat dicapai dengan beberapa jam mendaki dari jalan terdekat yang ada, dan perlu diperhatikan jalan setapak menuju wihara ini sungguh curam dan berbatu. Meskipun demikian, pemandangan yang ditawarkannya akan segera menghapus rasa lelah Anda.

2. Kota Bagan, Burma


Lansekap kota kuno ini dipenuhi dengan banyak menara menakjubkan dan stupa-stupa emas. Pada masa kejayaannya di abad 11 dan 12 Masehi, kota Bagan adalah pusat budaya dan agama dengan terdapat lebih dari 13.000 kuil di kota tersebut. Banyak dari kuil-kuil ini telah hancur, menyisakan sekitar 2.000 kuil.

3. Wat Rong Khun Chian – Rang, Thailand


Dijuluki “Wihara Putih”, wihara ini mulai dibangun tahun 1997. Didesain oleh seniman terkenal Chalermchai Kositpipat dan didanai oleh seorang pengusaha local, Wat Rong Khun ini dibangun dengan tema warna putih sebagai perlambang kesucian Buddha. Hanya terdapat satu bangunan yang berbeda warna yakni “toilet emas”. Bangunan ini dicat dengan warna emas sehingga menjadi terlihat mencolok di antara semua bangunan berwarna putih.

4. Kuil Chion-in – Kyoto, Jepang


Kuil ini merupakan Harta Nasional Jepang yang dibangun pertama kali tahun 1234. Struktur orisinil kuil ini sudah tidak ada tetapi digantikan dengan kuil yang dapat Anda saksikan di bawah yang dibangun tahun 1600-an.

5. Boudhanath Stupa – Kathmandu, Nepal


Dibangun sekitar tahun 500 Masehi, stupa ini merupakan sebuah ikon geometris dan simbolik. Lima tingkatan melambangkan lima prinsip moral buddhis (pancasila) dan juga lima elemen (tanah, angin, air, api dan ruang). Diatasnya terdapat kubah berwarna putih dan pyramid kecil. Di keempat sisi pyramid dilukis sepasang mata yang melambangkan mata Buddha yang selalu mengawasi. Dibawah mata Buddha terdapat angka 1 dalam Sansekerta yang melambangkan keutuhan, dan di atas matanya terdapat mata ketiga yang melambangkan kebijaksanaan.

6. Pagoda Shwedagon – Yangon, Burma


Dilaporkan terdapat lebih dari dua puluh ribu emas batangan yang digunakan untuk membangun tubuh pagoda ini. Tidak hanya itu saja. Di atasnya, jauh dari jangkauan mata manusia, terdapat 5.448 permata dan 2.317 batu rubi dan safir yang ditanam didalam emas. Diatasnya lagi terdapat 1.065 lonceng emas dan akhirnya, di puncak pagoda ini terdapat sebuah batu permata 76 karat.

7. Candi Borobudur – Jawa, Indonesia


Bangunan ini memiliki semuanya – sejarah, penelantaran, penemuan kembali dan misteri. Dibangun sekitar abad ke-9 di Jawa Tengah, bangunan ini menunjukkan kecermelangan seni para seniman Jawa kuno dalam mengapresiasi budaya. Terdapat 2.672 ukiran relief dan 600 patung Buddha. Saat ini Candi Borobudur adalah atraksi wisata tunggal terpopuler di Indonesia dan paling indah disaksikan saat matahari terbit.

8. Istana Potala – Lhasa, Tibet


Dulunya berfungsi sebagai istana sekaligus wihara, saat ini telah dijadikan museum oleh pemerintah Cina sejak tahun 1960. Meskipun demikian, istana ini masih tetap menjadi bagian penting dalam masyarakat Tibet. Bangunan ini merupakan salah satu bangunan tertinggi di dunia (dari letaknya) karena berdiri di atas gunung. Setiap harinya sekitar 1.600 wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang mengunjungi tempat ini.

9. Ta Prohm – Angkor Wat, Kamboja


Sama seperti Borobudur, kuil ini juga sempat ditelantarkan bersamaan dengan jatuhnya Kerajaan Khmer pada abad ke 15 dan baru ditemukan kembali pada abad ke-20.

10. Daigo-ji – Kyoto, Jepang


Pada tahun 874 mulai muncul ketertarikan terhadap agama Buddha dan dibangunlah sebuah kuil di atas Gunung Daig, dan di tahun 951 berdiri sebuah pagoda lima tingkat yang menawan. Hebatnya, kuil ini masih berdiri hingga saat ini dan telah menjadi salah satu dari 18 harta nasional Jepang. Tidak saja terkenal sebagai cerminan kecantikan arsitektur klasik Jepang, kuil ini juga terkenal dengan keindahan taman kuil dan ditambah dengan pengalaman menyaksikan mekarnya pohon sakura.

sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s