Dunia Sebagaimana Yang Kulihat

Ketika kubertanya, janganlah kau tertawa

Jika kuberkata, dengarlah dengan seksama

Siapa yang menciptakan dunia ini?

Apakah Dia atau Mereka ini?

Siapa yang menciptakan dunia ini?

Apakah asal mula dunia ini?

Ku pun menjawab,

Akulah pencipta dunia ini…

Aku menciptakan dunia yang penuh dengan tawa,

Aku menciptakan dunia yang penuh dengan cinta,

Aku pula yang menciptakan dunia yang penuh dengan luka,

Semua aku yang ciptakan

Dan kamu pun berkata sembari teriak:

Apakah kamu gila?!

Kamu hendak menjadi Tuhan

Kamu hendak menjadi Dewa Pencipta

Tak takutkah kamu dengan kuasaNya?

Tapi ku hanya mencoba untuk jujur

Walaupun hanya sejenak

Tak ada yang bisa membantahnya

Bahwa aku memang menciptakan dunia yang penuh tawa

Ketika aku dan temanku bercanda

Bahwa aku memang menciptakan dunia yang penuh cinta

Ketika aku dan sahabatku saling mengasihi

Bahwa aku memang menciptakan dunia yang penuh luka

Ketika aku kehilangan kesadaran dan membuat yang lain terluka

Itulah dunia yang kujalani, yang kurasakan, yang kualami

Entah akankah dunia ini akan bertahan

Selagi aku masih berjalan

Namun kuhanya berharap

Semoga kita semua berbahagia

Menjalani kehidupan kita

Yang hanya sesaat ini

Di dunia fana

One thought on “Dunia Sebagaimana Yang Kulihat

  1. Hey,
    bukankah memang Kau-lah pencipta duniamu sendiri?
    karna kau-lah yang memilih..
    dengan apa kau menjalani,
    dengan siapa kau ditemani,
    dan dengan jalan yang mana yang kau tempuhi..

    nice poetry😉 salam kenal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s