Funny Proverbs

  1. Air susu dibalas air Latjuba. Artinya, ada orang nukar susu sama air dengan Sofia Latjuba.
  2. Sedia payung sebelum Ujang Suryana. Artinya, kita musti sediakan payung dulu kalo Ujang Suryana sedang berkunjung ke tempat kita.
  3. BeRuhut-Ruhut Sitompul, berenang-renang ke tepian. Artinya Ruhut Sitompul suka berenang di pinggir-pinggir.”
  4. Pucuk dicinta Mulan Kwok tiba. Artinya, ngapel sama Mulan Kwok.”
  5. Menepuk air di dulang terpercik muka Sundari Sukoco. Artinya, Sundari Sukoco lagi main air di bak
  6. Air beriak tanda tak Delon. Artinya, Delon tidak suka main air.
  7. Buruk di muka cermin diBella Saphira. Artinya Ada orang jelek yang suka minjem cermin ama Bella Saphira
  8. Lain padang lain belalang, lain lubuk lain Ike Nurjannah. Artinya, yang suka main sungai di Padang dan nyari belalang itu bukan Ike Nurjannah.
  9. Berdiri sama tinggi, duduk sama Marshanda. Artinya, gue sama Marshanda berdua naik bus.”
  10. Banyak jalan menuju Rhoma Irama. Artinya, rumah Rhoma Irama ada di simpang empat
  11. Anjing menggonggong kafilah berLaluna. Artinya, sewaktu anjing menggonggong para kafilah berjoget-joget menonton Laluna menyanyi.
  12. Gajah mati meninggalkan Andien. Artinya, dulunya Andien memelihara gajah, tapi sekarang udah mati.
  13. Ada udang di balik Ratu. Artinya Ratu buka usaha bisnis tambak udang secara diam-diam.”
  14. Kalah jadi abu, menang jadi Anang Hermansyah. Artinya Anang Hermansyah menang main tanah sama temannya.”
  15. Sambil menyelam minum Ari Lasso. Artinya, Ari Lasso buka usaha bikin minuman khusus untuk para penyelam.
  16. Ibarat kucing dibawakan Lidia Kandouw. Artinya, ada orang ngundang Lidia Kandouw untuk menengok kucing di rumahnya.

8 kado terindah

present

Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

Kehadiran. Kehadiran orang yang dikasihi adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir lewat surat , telepon, foto, atau fax. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

Mendengar. Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasih pun akan terdengar manis baginya.

Diam. Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalaya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik, bahkan mengomel.

Kebebasan. Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupannya. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “kamu bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

Keindahan. Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

Tanggapan Positif. Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap, atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya ada pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir Anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya? Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

Kesediaan Mengalah. Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

Senyuman. Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi