- Indriya Paro Pariyatti Nana –
Indera-indera Buddha sepenuhnya tersucikan (bebas dari segala kekotoran batin) dan selalu diarahkan pada lima kemuliaan dari keyakinan – saddha, perhatian – sati, ketenangan – samadhi, semangat – viriya dan kebijaksanaan – panna.
RealisasiNya atas kualitas-kualitas ini membuatNya mampu untuk melihat kesucian dan kekotoran dari pikiran-pikiran orang lain dan untuk membabarkan Dhamma demi kebaikan mereka
- Asayanusaya Nana –
Sebelum Beliau membabarkan Dhamma, Buddha mempunyai kekuatan supernormal untuk mengerti dan menganalisis sikap mental orang-orang:
Kapasitas pemahaman mereka, latar belakang pikiran mereka, rintangan dan perkembangan, kapabilitas mereka dan sebaliknya dalam memahami Dhamma dan karakter serta kebiasaan yang mereka bawa dari kelahiran-kelahiran sebelumnya di alam samsara
- Yamaka Patihariya Nana –
Buddha mempunyai kekuatan supernormal untuk menunjukkan keajaiban ganda dengan memancarkan sinar merah dan biru dari tubuhNya secara terus- menerus (sering diinterpretasikan sebagai api dan air). Pada kesempatan tertentu yang sangat jarang sekali, Beliau menunjukkan keajaiban ini melalui kekuatan jhanaNya untuk membaurkan mereka yang licik, sombong dan ragu-ragu.
Buddha sepenuhnya tidak pernah memaksa orang lain dengan kekuatan keajaibanNya, dan secara aktif mendorong para siswaNya untuk tidak menampilkan keajaiban serupa demi membuktikan keagungan AjaranNya
- Maha Karuna Samapatti Nana –
Buddha mempunyai rasa belas kasihan yang begitu besar untuk membebaskan penderitaan makhluk lain. Belas kasihNya tiada batas (menembus seluruh alam semesta) dan melebihi yang bisa dilakukan oleh guru-guru lainnya
- Sabbannuta Nana –
Buddha adalah Maha Mengetahui dan tidak ada satupun di alam semesta ini yang tidak dipahamiNya, baik di masa lalu, saat ini maupun di masa depan
- Anavarana Nana –
Pikiran Buddha yang tercerahkan sungguh bercahaya, tak terhalangi oleh rintangan apapun dan mendalam untuk memahami sifat alami dari segala sesuatu di alam semesta
Pmj: 21