Enam Macam Pengetahuan Buddha Yang Tak Tertandingi – Asadharana Nana


  • Indriya Paro Pariyatti Nana –

Indera-indera Buddha sepenuhnya tersucikan (bebas dari segala kekotoran batin) dan selalu diarahkan pada lima kemuliaan dari keyakinan – saddha, perhatian – sati, ketenangan – samadhi, semangat – viriya dan kebijaksanaan – panna.

RealisasiNya atas kualitas-kualitas ini membuatNya mampu untuk melihat kesucian dan kekotoran dari pikiran-pikiran orang lain dan untuk membabarkan Dhamma demi kebaikan mereka

  • Asayanusaya Nana –

Sebelum Beliau membabarkan Dhamma, Buddha mempunyai kekuatan supernormal untuk mengerti dan menganalisis sikap mental orang-orang:

Kapasitas pemahaman mereka, latar belakang pikiran mereka, rintangan dan perkembangan, kapabilitas mereka dan sebaliknya dalam memahami Dhamma dan karakter serta kebiasaan yang mereka bawa dari kelahiran-kelahiran sebelumnya di alam samsara

  • Yamaka Patihariya Nana –

Buddha mempunyai kekuatan supernormal untuk menunjukkan keajaiban ganda dengan memancarkan sinar merah dan biru dari tubuhNya secara terus- menerus (sering diinterpretasikan sebagai api dan air). Pada kesempatan tertentu yang sangat jarang sekali, Beliau menunjukkan keajaiban ini melalui kekuatan jhanaNya untuk membaurkan mereka yang licik, sombong dan ragu-ragu.

Buddha sepenuhnya tidak pernah memaksa orang lain dengan kekuatan keajaibanNya, dan secara aktif mendorong para siswaNya untuk tidak menampilkan keajaiban serupa demi membuktikan keagungan AjaranNya

  • Maha Karuna Samapatti Nana –

Buddha mempunyai rasa belas kasihan yang begitu besar untuk membebaskan penderitaan makhluk lain. Belas kasihNya tiada batas (menembus seluruh alam semesta) dan melebihi yang bisa dilakukan oleh guru-guru lainnya

  • Sabbannuta Nana –

Buddha adalah Maha Mengetahui dan tidak ada satupun di alam semesta ini yang tidak dipahamiNya, baik di masa lalu, saat ini maupun di masa depan

  • Anavarana Nana –

Pikiran Buddha yang tercerahkan sungguh bercahaya, tak terhalangi oleh rintangan apapun dan mendalam untuk memahami sifat alami dari segala sesuatu di alam semesta

Pmj: 21

Leave a Comment

Filed under harta dhamma

Tiga Macam Pengetahuan dan Pencerahan


  • Pubbe Nivasanussati Nana –

Ketika calon Buddha sedang bermeditasi di bawah pohon Bodhi selama waktu jaga pertama di malam itu, Beliau mengembangkan pikiran atas pengetahuan luar biasa yang memungkinkanNya untuk mengetahui kehidupan-kehidupanNya di masa lampau

  • Cutupapata Nana –

Pada waktu jaga kedua di malam itu, Beliau memperoleh penglihatan agung, pengetahuan untuk memahami dengan terang kematian dan kelahiran makhluk-makhluk

  • Asavakkhaya Nana –

Pada waktu jaga ketiga di malam itu, Beliau mengembangkan pengetahuan luar biasa yang dapat menyingkirkan semua kekotoran-kekotoran batin dan melihat segala sesuatu sebagaimana adanya, mencapai Pencerahan Sempurna – Samma Sambodhi

M.I: 22-23

Leave a Comment

Filed under harta dhamma

Origin of Famous Names

soure: fropki

 

Leave a Comment

Filed under nice to know

Pengetahuan dan Tindak-tandukNya – Vijja Carana Sampanno


Buddha terberkahi – sampanno dengan pengetahuan – vijja dan tindak-tanduk – carana yang sempurna. Oleh karena itu Beliau disebut Vijja Carana Sampanno. Vijja berarti memotong segala ketidaktahuan.

Ini adalah salah satu dari sembilan karakteristik Buddha. Terdapat delapan macam pengetahuan – Vijja sebagaimana yang diuraikan dalam Ambattha Sutta.

  • Pengetahuan wawasan
  • Kekuatan psikis dari pikiran
  • Berbagai jenis kekuatan psikis
  • Mata dewa
  • Telinga dewa
  • Kemampuan untuk membaca pikiran orang lain
  • Kemampuan untuk mengingat kembali masa lalunya
  • Kemampuan untuk melenyapkan kekotoran-kekotoran batin – asava

Tindak-tanduk – Carana

Lima belas prinsip berperilaku etis adalah:

  • Moralitas
  • Pengendalian atas indera
  • Tidak berlebihan dalam makan
  • Kewaspadaan
  • Keyakinan
  • Moral rasa malu – hiri
  • Moral rasa takut – ottappa
  • Pembelajaran
  • Energi
  • Perhatian penuh
  • Kebijaksanaan
  • Jhana Pertama
  • Jhana Kedua
  • Jhana Ketiga
  • Jhana Keempat

Leave a Comment

Filed under harta dhamma

Mengetahui Karma Berarti Mengetahui Paticcasamuppada


Demikianlah para bijaksana, setelah melihat sebab saling bergantungan – paticcasamuppada, dengan cakap melihat tindakan ini sebagaimana apa adanya.

SN: 653

Leave a Comment

Filed under harta dhamma